Namanya …

Namanya … Ikan!

Itulah kata-kata yang sering kami jadikan bahan candaan akhir-akhir ini, antara saya dengan kristal, sang buah hati yang telah genap berumur dua tahun per Januari kemarin. Memasuki usianya yang telah lebih dari 24 bulan, dia sudah lihai mengikuti ucapan dan berperilaku layaknya balita lainnya, menggemaskan terkadang menyebalkan.

Bagi seorang saya, menjadi perihal yang gampang-gampang-susah dalam memberi nama. Jika dalam gim saya lebih suka memberi nama karakter saya dengan nama yang Indonesia banget seperti Joko, Maman, Susanti dan lain sebagainya. Tujuannya jelas hanya untuk membuat saya ikut terhibur setiap kali tokoh gim saya disebutkan namanya. Lain halnya dengan dunia gim, dunia pemrograman juga tak jarang dibutuhkan penulisan nama variabel misalnya.

Permasalahannya, nama yang digunakan sebisa mungkin memudahkan orang lain dalam memahami barisan kode yang telah dituliskan, kecuali kode yang kamu tuliskan hanya akan digunakan oleh kamu sendiri. Karenanya, penulisan nama haruslah memiliki satu alasan yang jelas, seperti berhubungan dengan proses aplikasi program yang kita buat misalnya.

code_quality
Pentingnya gaya penulisan (explainxkcd)

Lantas bagaimana dengan menamakan anak?

Layaknya nama variable dalam pemrograman sebelumnya, banyak pihak yang berkepentingan di sini, setidaknya antara kedua orang tuanya. Lantas apa pertimbangannya? Yang pasti berikan nama dengan nama yang baik karena nama yang disematkan sekaligus menjadi doa dalam hidupnya kelak.

Persiapan memberikan namanya kami mulai beberapa bulan sebelum hari kelahirannya. Banyak sekali nama yang kami ajukan menjadi kandidat, nisrina, solanum, dan masih banyak lainnya yang bahkan tidak saya ingat satu per satu. Googling dan buku referensi nama bayi menjadi santapan setiap kali brainstorming mencari nama anak. Mungkin kalau yellowpages masih ada, kitab kuning besar itu juga kami jadikan referensi.

Akhirnya…

Di awal Januari kandidat terkuat sudah kami putuskan, nama yang hendak kami sematkan kepada putri kami ketika dia terlahir di dunia. Kami memberi namanya… Kristallin.

az7k2q3droo

Memang kata ini merupakan turunan dari kata kristal/crystal. Lantas kenapa kristal? Selain karena menarik di mata seorang saya yang belajar fisika, crystal of knowledge lah yang memberikan kesan mendalam dalam pertemuan antara saya dan istri.

Crystal_Of_Knowledge
Crystal of Knowledge

Oops… Bukan crystal of knowledge dari smallville yang saya maksud. Crystal of knowledge, begitulah mereka menyebut bangunan unik di tepi danau. Bangunan perpustakaan ini yang kami pikir simbol dari manfaat kepada banyak insan sekaligus tempat yang memantapkan hati saya untuk meminang seorang gadis yang kini menjadi istri saya. Sampai jumpa, senja di tepian danau.

6841084446_befbb2cca1_z
Crystal of Knowledge, Perpustakaan Universitas Indonesia. (EdwinRiza)
Advertisements

Published by

Rifqi

Adventurer, Digital Nomad, Startup Enthusiast, Reader, Future Material Scientist

2 thoughts on “Namanya …”

Apa komentarmu?

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s